Wednesday, July 3, 2013

Pertemuan ke-2 Mata Kuliah IT


2nd Meeting

(on Wed Mar 20, 2013 2:08 pm)
   
    Dari hasil survey yang telah dilakukan disekolah, dosen menyuruh setiap kelompok untuk  meminta materi pembelajaran dari guru yang terkait dengan komponen domain dari IT di atas. Kemudian, rangkuman dari hasil pencarian materi diposting diblog setiap anggota kelompok.
    Untuk tugas minggu ke-3 dosen meminta untuk pendaftaran topik dan judul project.

Dokumentasi Hasil Karya Siswa Siswi Kelas V di SDN 3 KOTAGEDE Tahun 2012/2013










Dokumentasi Observasi di SDN 3 KOTAGEDE





Does Technology Enhance Learning and Teaching?

                           Does Technology Enhance Learning and Teaching?

        Teknologi informasi (TI) telah masuk ke dalam kehidupan sehari-hari dan disegala bidang, tidak termaksuk dunia pendidikan. Dalam kondisi ini, TI digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di sekolah. IT bisa dimanfaatkan dengan baik sebagai media/alat pengajaran disekolah. Pemanfaat IT bisa memberikan inovasi dalam pembelajaran baik disekolah menegah pertama, atas dan kejuruan.

IT in Teaching Activities
    Teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Jadi media adalah perluasan dari guru (Schram, 1977).
  • Guru dapat menyajikan pelajaran sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
  • Guru dapat memilih metode mengajar yang efektif dan efisien.
  • Media pengajaran paling besar pengaruhnya bagi indera dan lebih dapat menjamin pemahaman, jadi guru dapat mengakses media2 pembelajaran yng bagus untuk murid dengan mudah dan cepat.
  • Membantu guru dalam berkomunikasi dengan siswa secara mudah dan cepat.

      Tanpa terasa teknologi informasi (TI) telah masuk ke dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari internet, spreadsheet, wordprocessor dan database telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak hanya bagi mereka yang berkecimpung dalam bidang komputer, teknik, perbankan atau sains, tapi juga telah melebar ke bidang lainnya. Komputer dan teknologi informasi telah sampai pada taraf pervasif, yang telah begitu menjadi satu dalam proses belajar dan mengajar sehari-hari. Dari menulis laporan, perangkat analisis, hingga ke pelaksanaan percobaan.
      Kondisi ini memberikan peluang bagi dunia pendidikan untuk menggunakan komputer dan teknologi informasi (TI) sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di sekolah. Jika diamati melalui studi empiris dan observasi pemanfaatan TI dalam bidang pendidikan khususnya di sekolah-sekolah mulai dari pra sekolah sampai menengah atas sangatlah beragam, khususnya penerapannya dalam inovasi media pembelajaran berbasis TI. Pemanfaatan TI dalam bidang pendidikan sudah merupakan kelaziman.
   
1.  Meningkatkan kemampuan belajar siswa.
2. Tidak ada diskriminasi dan semua orang dapat mengakses untuk  mendapatkan pendidikan.
3.  Kelas online bisa membantu siswa untuk berinteraksi dengn siswa lainnya yang berada di tempat lain di dunia.
4.  Siswa dapat mencari berbagai informasi hanya dengan menulis beberapa kata kunci di internet.
5. Siswa dapat memperoleh bahan ajar yang sudah dirancang dalam paket-paket pembelajaran yang tersedia dalam situs maya. 

Rancangan & Analisis Media Pembelajaran

Rancangan & Analisis Media Pembelajaran Kelompok 2:
Yuliana      10004442
Erfeni        10004438
Anggi M    10004473

SD NEGERI KOTAGEDE III
Mata Pelajaran     : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Kelas                   : V (lima)
Judul                    : ‘Peristiwa   Alam di Indonesia’
Materi             : Mengenalkan Peristiwa Alam Yang Terjadi di Indonesia &  Dampaknya Bagi Makhluk Hidup & Lingkungan.
Jenis                    : video & gambar mengenai peristiwa alam di Indonesia.

Kelebihan dari Media Pembelajaran :
1. Siswa bisa mengetahui bagaimana terjadinya berbagai bencana alam di Indonesia.
2. Siswa bisa membedakan jenis-jenis peristiwa alam yang terjadi di Indonesia melalui gambar-gambar yang ada.
3. Siswa dapat memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam.
4. Siswa mengetahui dampak dari peristiwa alam yang terjadi bagi makhluk hidup dan lingkungan sekitar.
5. Siswa mengetahui penyebab terjadinya berbagai peristiwa alam di Indonesia.

Kekurangan dari Media Pembelajaran :
1. Fasilitas pembelajaran yang kurang mendukung.
2. Kurangnya kemampuan guru dalam mengaplikasikan media pembelajaran yang berbasis TI.
3. Kurangnya interaksi antar siswa yang satu dan lainnya dalam kelas karena mereka terlalu focus dengan media pembelajaran.
4. Ketergantungan guru terhadap media pembelajaran, sehingga guru akan mengalami kesulitan ketika media pembelajaran itu tidak bisa digunakan.
5. Kesulitan guru dalam memilih media pembelajaran yang sesuai bagi kebutuhan siswanya.

Media Pembelajaran ini sesuai untuk kondisi siswa :
1.    Tersedianya lab bahasa  di SD NEGERI KOTAGEDE III bagi siswa.
2.    Siswa jarang menggunakan media pembelajaran berbasis computer.

ASSURE Model Analysis
            ASSURE model itu sendiri adalah salah satu petunjuk dan perencanaan yang bisa membantu untuk bagaimana cara merencanakan, mengidentifikasi, menetukan tujuan, memilih metode dan bahan serta evaluasi. Pembelajaran dengan menggunakan ASSURE Model  mempunyai beberapa tahapan yang dapat membantu terwujudnya pembelajaran yang efektif dan bermakan bagi peserta didik. 
     Adapun tahapannya sbb:
1. Analysis learners (analisis pembelajaran)
      Tujuan dari analisis pembelajaran adalah untuk menganalisa kebutuhan belajar siswa yang urgen sehingga mereka mampu mendapatkan tingkatan pengetahuan dalam pembelajaran secara maksimal. Analisis pembelajar meliputi tiga faktor kunci dari diri pembelajar yang meliputi:
a)    General Characteristics (Karakteristik Umum)
b)    Specific Entry Competencies ( Mendiagnosis kemampuan awal pembelajar)
c)    Learning Style (Gaya Belajar)
- Gaya belajar visual (melihat)
- Gaya belajar visual (melihat)
- Gaya belajar kinestetik (melakukan)

2.    State Objectives
     Tahap selanjutnya dalam ASSURE model adalah merumuskan tujuan dan standar. Dalam merumuskan tujuan dan standar pembelajaran perlu memperhatikan dasar dari strategi, media dan pemilihan media yang tepat.
     a)    Pentingnya Merumuskan Tujuan dan Standar dalam Pembelajaran
     b)    Tujuan Pembelajaran yang Berbasis ABCD
Rumusan baku ABCD tadi dijabarkan sebagai berikut:
A = audience
B = behavior
C = conditions
D = degree
Ada empat kategori pembelajaran.
1. Domain Kognitif
2. Domain Afektif
3. Motor Domain Skill
4. Domain Interpersonal

      c) Tujuan Pembelajaran dan Perbedaan Individu

3.    Select, modify, design Methods, Media, & Materials
      Langkah selanjutnya dalam membuat pembelajaran yang efektif adalah mendukung pemblajaran dengan menggunakan teknologi dan media dalam sistematika pemilihan strategi, teknologi dan media dan bahan ajar.
      a)    Memilih Strategi Pembelajaran
      b)    Memilih Teknologi dan Media yang sesuai dengan Bahan Ajar

4.    Utilize Methods, Media, & Materials
     Sebelum memanfaatkan media dan bahan yang ada, sebaiknya  mengikuti langkah-langkah seperti dibawah ini,yaitu:
     a)    Mengecek bahan (masih layak pakai atau tidak)
     b)    Mempersiapkan bahan
     c)    Mempersiapkan lingkungan belajar
     d)    Mempersiapkan pembelajar
     e)    Menyediakan pengalaman belajar (terpusat pada pengajar atau pembelajar)

5.    Require Learner Participation
      Tujuan utama dari pembelajaran adalah adanya partisipasi siswa terhadap materi  dan media yang kita tampilkan.
    1.  Latihan Prnggunaan Teknologi
    2.  Umpan Balik

6.    Evaluate and Revise
    Penilaian dan perbaikan adalah aspek yang sangat mendasar untuk mengembangkan kualitas pembelajaran. Penilaian dan perbaikan dapat berdasarkan tiga tahapan yaitu:
1) Penilaian Hasil Belajar Siswa,
    - Penilaian Hasil Belajar Siswa yang Otentik,
    - Penilaian Hasil Belajar Portofolio
    - Penilaian Hasil Belajar yang Tradisional / Elektronik.
2) Menilai dan Memperbaiki Strategi, teknologi dan Media
3) Revisi Strategi, Teknologi, dan Media.

Thanks you (^_^)

Hasil Analisis ASSURE MODEL

Hasil Analisis ASSURE MODEL di SD NEGERI KOTAGEDE III
ASSURE Model Analysis
     ASSURE model itu sendiri adalah salah satu petunjuk dan perencanaan yang bisa membantu untuk bagaimana cara merencanakan, mengidentifikasi, menetukan tujuan, memilih metode dan bahan serta evaluasi. Pembelajaran dengan menggunakan ASSURE Model  mempunyai beberapa tahapan yang dapat membantu terwujudnya pembelajaran yang efektif dan bermakan bagi peserta didik. Adapun tahapannya sbb:

1. Analysis learners (analisis pembelajaran)
    Tujuan dari analisis pembelajaran adalah untuk menganalisa kebutuhan belajar siswa yang urgen sehingga mereka mampu mendapatkan tingkatan pengetahuan dalam pembelajaran secara maksimal. Analisis pembelajar meliputi tiga faktor kunci dari diri pembelajar yang meliputi:
a)General Characteristics (Karakteristik Umum)
b)Specific Entry Competencies ( Mendiagnosis kemampuan awal pembelajar)
c)Learning Style (Gaya Belajar)
- Gaya belajar visual (melihat)
- Gaya belajar visual (melihat)
- Gaya belajar kinestetik (melakukan)

2.State Objectives
    Tahap selanjutnya dalam ASSURE model adalah merumuskan tujuan dan standar. Dalam merumuskan tujuan dan standar pembelajaran perlu memperhatikan dasar dari strategi, media dan pemilihan media yang tepat.
a) Pentingnya Merumuskan Tujuan dan Standar dalam Pembelajaran
b) Tujuan Pembelajaran yang Berbasis ABCD
Rumusan baku ABCD tadi dijabarkan sebagai berikut:
A = audience
B = behavior
C = conditions
D = degree
Ada empat kategori pembelajaran.
1.Domain Kognitif
2.Domain Afektif
3.Motor Domain Skill
4.Domain Interpersonal

c)Tujuan Pembelajaran dan Perbedaan Individu

3.Select, modify, design Methods, Media, & Materials
      Langkah selanjutnya dalam membuat pembelajaran yang efektif adalah mendukung pemblajaran dengan menggunakan teknologi dan media dalam sistematika pemilihan strategi, teknologi dan media dan bahan ajar.
a)Memilih Strategi Pembelajaran
b)Memilih Teknologi dan Media yang sesuai dengan Bahan Ajar

4.Utilize Methods, Media, & Materials

     Sebelum memanfaatkan media dan bahan yang ada, sebaiknya  mengikuti langkah-langkah seperti dibawah ini,yaitu:
a)Mengecek bahan (masih layak pakai atau tidak)
b)Mempersiapkan bahan
c)Mempersiapkan lingkungan belajar
d)Mempersiapkan pembelajar
e)Menyediakan pengalaman belajar (terpusat pada pengajar atau pembelajar)

5.Require Learner Participation

     Tujuan utama dari pembelajaran adalah adanya partisipasi siswa terhadap materi  dan media yang kita tampilkan.
1.Latihan Prnggunaan Teknologi
2.Umpan Balik

6.Evaluate and Revise
     Penilaian dan perbaikan adalah aspek yang sangat mendasar untuk mengembangkan kualitas pembelajaran. Penilaian dan perbaikan dapat berdasarkan tiga tahapan yaitu:
1)Penilaian Hasil Belajar Siswa,
- Penilaian Hasil Belajar Siswa yang Otentik,
- Penilaian Hasil Belajar Portofolio
- Penilaian Hasil Belajar yang Tradisional / Elektronik.
2)Menilai dan Memperbaiki Strategi, teknologi dan Media
3)Revisi Strategi, Teknologi, dan Media.

Sekian & Terimakasih  :)

Pertemuan ke-1 Mata Kuliah IT

1st Meeting
(on Wednesday March 13, 2013)
Pertemuan pertama matakuliah Instructional Technology kelas G.
        Mata kuliah IT kelas G diampu oleh Bapak Wahyu Pujiyono. Diawal pembelajaran, Beliau memberikan kontrak belajar dan menjelaskan proses belajar mengajar mata kuliah IT untuk kedepannya.
       Kemudian pada akhir pembelajaran, dosen meminta mahasiswa untuk membentuk kelompok beranggotakan 3 orang sebagai kelompok projek untuk tugas IT sampai akhir pembelajaran.
          Dosen juga memberikan alamat forum perkuliahan, facebook, dan email sebagai sarana komunikasi mata kuliah IT. Dosen juga menjelaskan team project dan portofolio yang akan dikumpulkan saat perkulihan maupun pada saat Mid semester dan UAS.
        Dosen juga menyuruh kita membuat blog yang nantinya digunakan untuk memposting tugas-tugas selama mata kuliah IT berlangsung. Beliau juga memberikan materi presentasi untuk minggu kedua yaitu Instructional Technology ‘Does Technology Hinder or Enhance Learning & Teaching).Dengan peraturan, kelompok yang ganjil akan membahas bagian kontra, sedangkan  bagi kelompok genap mendapatkan bagian pro dari penggunaan dan pemanfaatan teknologi internet dalam proses belajar mengajar.
Thanks for your attention (^_^)